Teman. Apa yang kalian pikirkan tentang teman ? seseorang
yang pentingkah? Tempat curhat ? yang sering buat kita kesel ? atau bahagia?
Setelah belasan tahun sekolah, saya sering labil
mengartikan arti pertemanan, kadang ketika saya dibuat kesan baik atau dia bisa
buat senyum saya, saya menganggap ‘dia teman saya’ , tapi saat dibuat kecewa
kadang saya memutuskan ‘oh,,, dia bukan teman saya ternyata’. Apa kalian pernah
seperti itu ? semoga tidak ya...
Tapi kini saya semakin mengerti, tidak selamanya teman
itu selalu baik. Ada kalanya teman menyakiti hati kita, membuat kita kecewa. Jangan
terlalu menganggap dan berfikir buruk kepada seseorang. Kalian pernah dengarkan
bahwa “Didunia ini tidak ada yang sempurna”. Semua orang bisa membuat kesalahan
sekalipun dia seorang Raja misalnya. Tapi sayangnya tidak semua orang yang bisa
menerima itu, kadang kita melupakan istilah
“no body’s perfect” kita selalu mengambil baiknya saja tanpa melihat
kekurangannya. Saat teman berbuat salah kita enggan untuk memaafkan. Inget
teman itu manusia bukan malakat. /sigh\
ada quote yang berbunyi seperti ini "Aku dan kamu adalah satu tim, jika yang satu bergerak. maka rekan yang lain akan membantu. Karna kita mempunyai sistem pertemanan" jadi kita disini adalah satu. kerja sama sangat penting dalam pertemanan. jangan merasa sendiri.. kita saling membutuhkan bukan?
Ikatan. Ah.. saya ingin terus mempunyai ikatan dengan
kalian semua!!. Ikatan pertemanan yang akhirnya bisa saya buat. Ikatan itu
selalu saya coba untuk selalu erat dan kuat, tapi pernah ikatan itu renggang
bahkan hampir lepas. Saya mencoba mencari jawaban kenapa bisa seperti ini ?
siapa yang merenggangkan? Saya atau kamu/? Oh.. ternyata itu diakibatkan sudah tidak adanya kepercayaan... ck! What must
i do??? Im sad im like just a puzzle ;;;_;;;;
Lalu bagaimana caranya saya memperbaiki ikatan itu? Saya
mencari cara untuk memperbaikinya namun sulit sekali.. bahkan saya berpikir
untuk tidak perlu membuatnya seperti semula ya melepas ikatan itu yeah.. i almost
given up.
Percaya dan di percayai, ah guru itu mengajari tentang
bagaimana untuk percaya dan dipercayai. Dia memberi tau kami semua untuk saling
percaya. Saya memutar otak saya, bertanya kepada diri sendiri. Apa saya sudah
memberi kepercayaan kepada mereka ? inner saya menjawab ‘sudaaaahhh banyak
banget malah’. Dan bertanya apa mereka mempercayai saya? Inner saya menjawab
‘aku gatau aku gatau /\ :’)’ . Guru itu mengingatkan untuk kami agar kami
bersikap biasa saja dan jangan percaya yang berlebihan karena jika demikian itu
sangat berefek apabila sesorang itu mengecewakan diri kita ® sakit hati
Tentang masalah dengan teman pasti semuanya pernah
mengalami dan merasakannya bukan ? hanya saja bagaimana kelanjutan pertemanan
itu ? apa kalian berbaikan atau jadi bermusuhan ? mengalah atau tidak ? minta
maaf atau memaafkan ? ah itu semua pilihan masing-masing. Tapi apapun pilihan
itu semoga itu adalah pilihan yang insyaallah baik buat semuanya. Bahkan
menurut saya masalah dengan teman itu benar-benar merepotkan bukan ? jadi
disini pentingnya kita harus belajar arti saling memahami. Harus mengenal lebih
dalam lagi sikap teman dan sudut pandang teman.
Bagaimana mempererat pertemanan ? atau bagaimana cara
memperbaiki pertemanan yang hampir kandas ? tidak perlu galau.. ini hanya
sekedar pengalaman saya. Hm pertama saya akan berintropeksi atau bermuhasabah
pada malam hari. Saya merenungi setiap hari pada malam hari sebelum tidur apa
saja yang telah saya lakukan kepada teman-teman saya. Apa saya melukai hati
teman saya ? atau membuatnya bahagia ? atau kesalahan yang memang tak saya
sadari. Tapi saya selalu bedoa semoga teman-teman saya tidak menyesal mengenal
saya. Saya mencoba untuk dapat mudah memaafkan kesalahan teman dan meminta
untuk selalu bisa bersabar dalam keadaan apapun. Selalu membangun kepercayaan
kepada teman dan mencoba untuk terus mengenal kepribadian teman-teman dan
mencoba untuk selalu dapat bekomunikasi dengan yang lainnya. Itu semua memang
tidak mudah. Tapi insyaallah jika kita berniat baik, bukankah Allah akan
memudahkan jalannya?. Jangan lupa untuk selalu menjadi diri sendiri dan
berterus teranglah, saling terbuka dan meminta maaf jika memang kitalah yang
salah. /catatan : jika saya punya salah dan pernah melukai kalian saya sangat
minta maaf :””)/
Saya kadang selalu berpikir bagaimana kami semua di 10
tahun kemudian ? atau tidak perlu jauh-jauh, misalnya setelah lulus nanti.
Mungkin kami semua berpisah. Ada yang kuliah, kerja, atau nikah???? /abaikan/
kita tidak tau di masa depan kita akan seperti apa dan akan jadi apa. Banyak
hal yang sudah kami tau jika itu tidak ada gunanya namun masih saja kami
melakukannya. Banyak yang tidak kami mengerti tentang pelajaran, saling
mementingkan egonya masing-masing. Bahkan istilah ‘yang penting gue bisa’ itu
kadang jadi trend dan lupa pada semuanya. Back to friend /\
Kau tau
bagaimana seseorang bisa selalu ingat pada temannya? walaupun tidak
berkomunikasi sekian lama dan tidak pernah bertemu tapi pertemanan itu abadi?.
Karena seseorang itu tidak membuang temannya dari hatinya, seseorang itu selalu
menyimpan temannya dihatinya, itu yang membuat TEMAN ABADI. Asal kau tidak
melupakannya, mempercayainya dan menyimpan mereka yang berarti buatmu didalam
hatimu. Sekalipun dia meninggal tapi sebenarnya dia masih hidup dalam diri kita
itu adalah ikatan yang abadi./desy’s quotes :’3/ Semoga pertemanan kita abadi ya x’D
Jangan sedih ketika teman yang dulu dekat nyatanya pas
lulus dan dia kerja atau kuliah dia lebih mentingkan teman kerjanya atau
kuliahnya, tapi kau jangan pernah hapus
kepercayaan itu pada dia, dia temanmu, dia masih menjadi dia walaupun dia tidak
mengingatmu lagi/? :’v sabar dan doakan saja, semoga dia selalu bahagia dan selalu
di lingkungan yang baik dimanapun adanya :’3
Jadi selagi kita masih satu gedung sekolah, lakukan apa
yang mau kalian lakukan asal hal itu benar dan baik. Nikmatin masa-masa kita, buat
hal-hal yang lebih berarti lagi dan mungkin tidak untuk dilupakan. Kita juga harus bisa jadi wanita yang cerdas. Tidak
perlu lagi bemasalah dengan teman. Saya tegaskan lagi bermasalah dengan teman
itu merepotkan. Jadi tanamkan didalam diri kita untuk bisa saling memahami dan
saling percaya, jangan putusin ikatan pertemanan kita. Kita tetap satu, biarkan
masalah-masalah yang berat di hari-hari kemarin bisa mempererat pertemanan
kita. Mungkin itu cara Allah untuk kita agar bisa satu, bisa kompak.
Karena saya tidak mau kehilangan satu hal pun apalagi
yang penting buat saya. Ya kalian teman-temanku.
===back sound / triplane-dear friends/== :’’)
Created by : desy kurniawati
“lavenderaven”
www.desynamikaze.blogspot.com